CIPTA KAWASAN HUNIAN NYAMAN

Ibu dan anak -anak ini berada diantara gedung menjulang persis dirawa-rawa yang sudah dialih fungsikan menjadi kawasan hunian

Para pengembang  property permukiman lebih gesit melakukan pembangunan perumahan untuk menyediakan hunian nyaman bagi para pemilik “uang” sehingga mereka bisa tinggal di hunian nyaman nan asri.

Pemerintah selaku penguasa dengan perangkat di Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Dirjen Cipta Karya berupaya juga melakukan  pembangunan permukiman hunian agar rakyat bisa hidup lebih baik dan sejahtera.

Apa beda pengembang property  dengan pemerintah hanya terletak pada orientasi target penggunanya. Bagi para pengembang property lebih menonjolkan pada target profit sedangkan pemerintah lebih pada kesejahteraan bersama bagi para warga yang masih tinggal di kawasan -kawasan kumuh.

Dengan kontruksi  bangunan tidak standart dan seadanya inilah yang menjadi fokus pemerintah untuk mengutamakan pada cipta kawasan hunian nyaman yang luas dan fokus pada kawasan kumuh yang ada di perkotaan.

Menyikapi pertumbuhan penduduk dan fenomena urbanisasi merupakan hal yang paling mengerikan, ketika para penduduk desa berduyun duyun datang ke kota karena menganggap kota adalah magnet rejeki bagi penduduk desa.

Mereka tidak peduli datang ke kota dengan ketrampilan apa, mereka lebih pada mengadu nasib dan lebih tidak peduli lagi harus tinggal dimana. mau di kolong jembatan, bikin “emplek-emplek”  di bangunan belakang  toko besar di bantaran rel kereta api, di zonasi bataran sungai mereka tidak peduli akan hal itu, yang penting mereka bisa hidup dan bertahan hidup.

Cipta Kawasan Hunian Nyaman  dengan skala luas bukan hal yang mudah untuk dikerjakan, program kotaku (Kota Tanpa Kumuh) mengajak kita semua peduli dan peka terhadap permasalahan sosial yang ada di masyarakat.

Jadi apa yang anda pikir dan rasakan ketika anda melihat sebuah kawasan hunian yang tertata rapi, namun sebaliknya apa yang anda pikirkan dan rasakan ketika anda melihat kawasan hunian yang semrawut, jorog, bising, gerah, bau tidak nyaman? Anda tak akan pernah nyaman tinggal di lingkungan seperti itu bukan?.

Lebih lagi ketika anda berada pada sebuah kawasan yang padat penduduk, dan  hal ini sering juga kita jumpai utamanya di kawasan kawasan perkotaan yang penduduk berjubel, dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi disertai urbanisasi besar, maka diperkirakan akan terjadi berbagai masalah sosial di dalamnya, tidak hanya itu, maka tercipta juga kantong kantong wilayah kumuh yang menempati lahan -lahan secara ilegal, seperti yang sudah saya sebut diatas, belajar dari kondisi seperti inilah maka kita harus berpikir dan bertindak untuk mengatasi permasalahan ini.

Perhatian pada masalah lahan yang sudah di rancang peruntukkannya  untuk men-cipta kawasan hunian nyaman sangat jarang dikaitkan dengan aturan negara yang sudah diundangkan.

Secara Nasional Rencana Tata Ruang Wilayah sudah dibuat hingga 20 tahun kedepan, setiap kabupaten /kota semua telah merancang akan zonasi ini dan telah ditetapkan pemerintahan untuk menjadi acuan pembangunan ke depan.

Rencana tata ruang tata wilayah ini sudah  di tetapkan bahkan sudah diundangkan melalui lembar negara, tapi hal ini  tidak menjadi pertimbangan bagi para pengembang property, apalagi pengembang kecil tanpa ijin, mereka tidak tahu akan undang undang ini, apa lagi masyarakat awam seperti saya baru paham  dan peduli akan undang undang tentang tata ruang tata wilayah.

Zonasi pada di setiap titik bumi sudah di petakan, secara exsiting, zonasenya  sesuai dengan potensi wilayah yang ada dan sudah diidentifikasi secara baik.

Rancang bangun di setiap  wilayah desa atau sebut saja dokumen RPLP (Rencana Penataan Lingkungan Permukiman)  akan mengacu aturan di atasnya, semua hal terkait dengan pembangunan berskala besar akan menjadi kewenangan para ‘Stake Holder’ dalam menjalankan roda pembangunan, sebagai contoh Jaringan air limbah, jaringan jalan, jaringan drainase yang melintasi beberapa wilayah adminitrasi daerah akan menjadi fokus pada kewenangan pemangku kepentingan yang lebih tinggi. Inilah cipta kawasan hunian nyaman menjadi penting ketika kita merancang sebuah kawasan yang sangat komplek dan melibatkan beberapa ahli dalam menangani sebuah kawasan permukiman agar kawasan menjadi tertata dan nyaman untuk di huni.

Lahan lahan sudah penuh dengan bangunan beton, tata letak bangunan serta jarak antar bangunan sudah tidak tertata, jalan jalan gang menjadi lebih sempit,sumber sumber air bersih sulit didapat , bahkan bisa jadi air bersih mereka tercemar karena aktivitas warga tidak tahu sanitasi, ada juga  drainasi dianggap saluran pembuangan air kotor dan sewaktu musim hujan tiba bisa jadi meluap disertai sampah plastik dan bau tidak sedap, bahkan ketika terjadi bencana kebakaran yang mengancam harta mereka mobil pemadam tidak bisa lagi masuk karena jalan gang yang sempit, jadi lengkap sudah penderitaan mereka hidup. dilahan yang terbatas,mereka sudah tidak lagi didukung oleh lingkungan yang memadahi, berkaitan dengan itu semua maka dokument yang telah kita buat tidak lagi sesuai dengan kondisi saat ini, sehingga perlu adanya sebuah memorandum RPLP agar dapat menjawab tantangan terkini untuk mengatisipasi persolan yang timbul di masa depan 

melalui peta masyarakat mengenali lingkungan, ajak mereka secara partisipatif untuk menata kawasan hunian rumah tinggal

Program kotaku (Kota Tanpa Kumuh) mengajak kita semua peduli dan peka terhadap permasalahan sosial yang ada di masyarakat. Jadi apa yang anda pikir dan rasakan ketika anda melihat sebuah kawasan hunian seperti itu?

Pemetakan citra satelit membantu dan memudahkan kita untuk mengidentifikasi sebuah kawasan hunian, cobalah anda berselancar di Google earth dan lihat pada ketinggian tertentu, anda akan terkagum jika melihat sebuah kawasan yang ada disana bisa ditata sangat rapi. Untuk itu pogram ‘kotaku’ bersama masyarakat melalui pemberdayaan,  mereka kita libatkan menata dan menyikapi lingkungan mereka sendiri. Ayo lakukan sesuatu tunjukkan kebaikkanmu, demi kemanusian dengan sesamu, hidup tidak harus saling menyingkirkan, mereka tidak berdaya karena keterbatasan dan apa adanya, negara sudah berupaya mengangkat harkat dan martabat mereka demi kemaslahatan.

cipta Kawasan hunian nyaman ini merupakan permukiman padatf menjadi fenomena menarik bagi para pemerhati kesejahteraan sosial

One Reply to “CIPTA KAWASAN HUNIAN NYAMAN”

Leave a Reply